Skip to main content

Dalam konteks merespons agresi Israel dan membela Lebanon serta rakyatnya, Perlawanan Islam melaksanakan tujuh operasi militer pada Jumat, 1 November 2024. Operasi-operasi ini menargetkan permukiman, posisi, barak, dan konsentrasi pasukan Israel di sepanjang perbatasan Lebanon–Palestina, menggunakan drone, rudal, dan tembakan artileri.

Di sektor darat, para mujahid Perlawanan Islam memantau sebuah konsentrasi pasukan Israel di lingkungan Al-Maslakh di selatan kota Khiam, lalu menargetkannya dengan rentetan roket dalam jumlah besar, menghasilkan hantaman yang terkonfirmasi. Para mujahid juga membombardir konsentrasi pasukan Israel lainnya di selatan kota tersebut dengan rentetan roket presisi.

Unit roket Perlawanan menargetkan permukiman Carmiel, Ma’alot Tarshiha, serta Kiryat Shmona dengan bombardemen roket dalam jumlah besar.

Setelah serangkaian operasi presisi yang dilakukan oleh penembak anti-tank Perlawanan Islam—yang menghancurkan puluhan tank Merkava pada hari-hari pertama deklarasi operasi darat Israel di Lebanon selatan—media militer Hizbullah merilis video berjudul “Kalian Tidak Akan Punya Tank”, menampilkan rudal Kornet berkepala tiga serta beberapa senjata anti-tank lain yang ditampilkan untuk pertama kalinya.

Sementara itu, media Israel melaporkan bahwa sekitar tiga puluh roket diluncurkan dari Lebanon menuju wilayah Galilea, Galilea Barat, Carmiel, dan Ma’alot Tarshiha, menyebabkan sejumlah korban luka, termasuk satu luka serius.

Surat kabar Ibrani Maariv menyebut bahwa “Israel kesulitan memaksakan penyelesaian kepada Hizbullah, yang justru menunjukkan kekuatannya dan menolak syarat-syarat pemerintah Israel, menganggap penerimaan terhadapnya sebagai bentuk penyerahan, dan Hizbullah jauh dari hal itu.”

Situs Ibrani Walla mengingatkan pembacanya bahwa telah 18 tahun berlalu sejak Perang Lebanon Kedua, mencatat bahwa kota Haifa kini kembali masuk dalam lingkaran tembakan, memicu kekhawatiran luas di kalangan penduduknya.

Pada hari ini, sirene peringatan berbunyi sepuluh kali di berbagai wilayah Palestina yang diduduki, terutama di permukiman Galilee Panhandle, Galilee Hulu, serta wilayah sekitar kota Haifa yang diduduki.

Sumber berita: Al-Manar

Sumber gambar: Times of Israel