Skip to main content

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, menyambut baik sikap berprinsip Beijing dan memperingatkan terhadap segala bentuk petualangan baru yang dapat menggoyahkan keamanan serta menciptakan kekacauan di kawasan. Dalam pembicaraan telepon dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, keduanya menyatakan kepuasan atas hubungan komprehensif dan pertukaran antara kedua negara yang selaras dengan perjanjian kerja sama 25 tahun. Mereka juga menegaskan tekad para pemimpin kedua negara untuk terus memperkuat hubungan di semua bidang yang menjadi kepentingan bersama.

Abbas Araqchi menjelaskan kronologi peristiwa baru-baru ini di Iran, di mana elemen teroris terlatih mengintervensi pertemuan damai dan mengubah protes tersebut menjadi aksi kekerasan. Ia menegaskan komitmen Republik Islam Iran untuk melindungi keamanan warganya dari terorisme ala ISIS yang didukung oleh entitas Zionis dan Amerika Serikat. Abbas Araqchi menyampaikan apresiasinya atas posisi Tiongkok yang mengecam terorisme serta campur tangan asing dalam urusan internal Iran. Ia juga mengutuk kebijakan intervensionis dan palsu Amerika Serikat terhadap Iran, sembari memperingatkan konsekuensi dari setiap tindakan gegabah yang bisa memicu ketidakstabilan di kawasan. Ia menekankan perlunya semua negara mematuhi prinsip-prinsip dasar Piagam PBB dan hukum internasional, serta menyatakan bahwa dunia tidak boleh kembali ke era pamer kekerasan secara terang-terangan dan negara-negara besar harus bertindak secara bertanggung jawab.

Merespons hal tersebut, Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, menekankan perlunya menghormati kedaulatan nasional Iran sebagai kekuatan penting di kawasan. Ia menyatakan bahwa Tiongkok, sebagai sahabat Iran, akan selalu mendukung kedaulatan dan keamanan nasional negara tersebut, serta akan membela posisi Iran yang sah dan logis di forum internasional, termasuk di Dewan Keamanan PBB.

Dukungan terhadap Iran juga datang dari Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO), Nurlan Yarmekbayev, yang mengecam aksi terorisme dan sabotase di Teheran serta kota-kota lain di Iran yang dilakukan melalui eksploitasi protes damai. Dalam panggilan telepon dengan Abbas Araqchi, Nurlan Yarmekbayev meninjau perkembangan regional dan internasional serta menyampaikan solidaritasnya kepada pemerintah, rakyat Iran, dan keluarga para korban yang gugur dalam peristiwa baru-baru ini. Ia mendoakan agar para korban luka segera pulih dan mencatat posisi bersama negara-negara anggota SCO mengenai penghormatan terhadap kedaulatan nasional, kemerdekaan, integritas wilayah, dan prinsip non-intervensi dalam urusan internal negara sebagai prinsip fundamental hubungan internasional.

Abbas Araqchi menyatakan bahwa Republik Islam Iran telah mengerahkan seluruh kemampuannya untuk membela kedaulatan nasional dan keamanan warganya dalam menghadapi terorisme yang dipraktikkan oleh entitas Zionis dan Amerika Serikat. Ia memuji sikap Nurlan Yarmekbayev yang mengecam terorisme dan campur tangan asing, seraya menegaskan tanggung jawab seluruh negara untuk bekerja sama dalam mencegah dan menghadapi ancaman terorisme global.

Sumber berita: Al-Alam

Sumber gambar: Anadolu Agency