Sebagai respons atas agresi Israel dan dalam rangka membela Lebanon serta rakyatnya, Perlawanan Islam melaksanakan 32 operasi militer pada Kamis, 14 November 2024. Operasi-operasi tersebut terutama menyasar permukiman, lokasi militer, barak, serta konsentrasi pasukan musuh Israel di sepanjang perbatasan Lebanon–Palestina, dengan menggunakan rudal dan tembakan artileri.
Di front darat, para pejuang Perlawanan Islam menyerang dan menghalau pergerakan pasukan Israel di sekitar kota Tayr Harfa, Houla, Markaba, Aditha, Khiam, dan Maroun al-Ras dengan rentetan roket dan tembakan artileri, dengan hantaman yang terkonfirmasi.
Unit rudal Perlawanan melancarkan salvo rudal ke sejumlah pangkalan militer, permukiman, dan kota di Palestina yang diduduki di wilayah utara, termasuk pangkalan logistik Divisi ke-146 tentara musuh Israel di sebelah timur permukiman Nahariya, serta permukiman Nahariya dan Yasud HaMa’ala.
Dalam rangkaian Operasi Khaibar, unit rudal Perlawanan melancarkan serangan dengan rentetan rudal berkualitas tinggi yang menargetkan pangkalan militer dan permukiman di Palestina yang diduduki, yaitu pangkalan angkatan laut Stella Maris di barat laut Haifa, serta untuk pertama kalinya pangkalan Tel Haim, yang berada di bawah Divisi Pertahanan Militer dan terletak sekitar 120 kilometer dari perbatasan Lebanon–Palestina, di kawasan Tel Aviv.
Dalam konteks yang sama, Angkatan Udara Perlawanan melancarkan serangan udara dengan skuadron drone serang ke pangkalan Eliakim, yang mencakup kamp-kamp pelatihan milik Komando Utara tentara musuh Israel dan terletak sekitar 50 kilometer dari perbatasan Lebanon–Palestina, di selatan kota Haifa yang diduduki, dengan serangan presisi yang tepat sasaran. Angkatan Udara Perlawanan juga menargetkan permukiman Yero’on dan Ein Ya’akov di Palestina utara yang diduduki dengan gerombolan drone serang.
Para pejuang Perlawanan Islam di unit pertahanan udara berhasil menjatuhkan sebuah drone pengintai Israel jenis Hermes-450 di wilayah udara sektor timur, menggunakan rudal darat-ke-udara.
Sebaliknya, tentara musuh Israel mengumumkan tewasnya seorang perwira serta luka-lukanya dua belas perwira dan tentara, sebagian di antaranya dalam kondisi serius, selama 24 jam terakhir akibat pertempuran dengan Hizbullah. Media Israel juga melaporkan bahwa sebuah drone Hizbullah meledak di sebuah pangkalan militer di kawasan Eliakim, selatan Haifa, yang mengakibatkan korban luka di kalangan tentara Israel.
Pada hari ini, sirene peringatan berbunyi 26 kali di berbagai wilayah Palestina yang diduduki, terutama di permukiman Galilea Atas dan Galilea Bawah, serta sepanjang garis pantai dari Ras al-Naqoura di utara hingga permukiman Netanya di selatan.
Sumber berita: Al-Manar
Sumber gambar: Roya News


