Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) secara resmi merilis pernyataan duka cita sekaligus ucapan selamat atas pencapaian syahadah Yang Mulia Ayatullah al-Udzma Imam Sayyid Ali Khamenei pada Sabtu, 28 Februari 2026. Dalam pernyataan yang sarat akan nilai spiritual dan patriotisme tersebut, IRGC menyampaikan belasungkawa mendalam kepada Imam Mahdi (semoga jiwa kami menjadi tebusan baginya), umat Islam, para marja’ (otoritas keagamaan), serta seluruh rakyat Iran atas gugurnya sang pemimpin yang mereka sebut sebagai “Wakil Sah Imam Mahdi” dan “Pemimpin Para Syuhada Revolusi Islam”.
IRGC menekankan signifikansi spiritual dari wafatnya sang pemimpin yang terjadi di bulan suci Ramadan, menyamakannya dengan syahadah kakek buyut beliau, Amirul Mukminin Imam Ali bin Abi Thalib. Mereka menegaskan bahwa penerimaan Allah atas pengabdian tulus keturunan murni Sayyidah Fatimah Al-Zahra ini dibuktikan dengan anugerah syahid di tangan pihak yang mereka sebut sebagai “teroris paling celaka dan algojo kemanusiaan”. IRGC menyatakan bahwa kehilangan pemimpin yang unik dalam kemurnian jiwa, kekuatan iman, dan keberanian menghadapi keangkuhan global ini merupakan duka yang tak terperi, namun sekaligus menjadi bukti kebenaran jalan yang ditempuh mendiang.
Lebih lanjut, pernyataan tersebut menegaskan bahwa migrasi spiritual Imam Khamenei menuju sang pencipta tidak akan menghentikan langkah revolusi. Sebaliknya, peristiwa ini diyakini akan melipatgandakan tekad rakyat Iran untuk melanjutkan visi yang telah diletakkan oleh beliau dengan kekuatan dan kejayaan yang lebih besar. IRGC melabeli serangan pengecut oleh Amerika Serikat dan entitas Zionis sebagai pelanggaran telanjang terhadap norma agama, moral, hukum, dan internasional. Mereka bersumpah bahwa “tangan balas dendam rakyat Iran” tidak akan membiarkan para pelaku kejahatan ini lolos tanpa hukuman yang keras, menentukan, dan memberikan efek jera yang nyata.
Sebagai penutup, IRGC memberikan jaminan bahwa seluruh unit Angkatan Bersenjata Republik Islam dan pasukan mobilisasi populer (Basij) akan terus mempertahankan warisan Imam Khamenei dan mengikuti pendekatannya dengan teguh. Mereka berjanji untuk menghadapi segala bentuk konspirasi internal maupun eksternal serta menghukum siapa pun yang berani menyerang kedaulatan negara. Seluruh lapisan masyarakat diserukan untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pertahanan nasional guna menunjukkan persatuan dan solidaritas nasional yang tak terpatahkan kepada dunia dan para musuh teroris.
Sumber berita: Al-Alam
Sumber gambar: Tasnim News Agency



