Skip to main content

Front Aksi Islam di Lebanon mengeluarkan pernyataan keras yang mengutuk ancaman pembunuhan terhadap Pemimpin Besar Revolusi Islam di Iran, Sayyid Ali Khamenei. Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Rabu, 21 Januari 2026, organisasi tersebut menyebut ancaman tersebut sebagai rencana setan yang jahat dan bentuk intimidasi serta premanisme nyata dari aliansi Amerika Serikat, Donald Trump, dan entitas Zionis. Front Aksi Islam menegaskan bahwa setiap upaya untuk membahayakan nyawa Sayyid Ali Khamenei merupakan tindakan kebencian yang bersumber dari mentalitas penjajah yang tidak menghormati kedaulatan negara lain.

Pernyataan tersebut secara khusus merujuk pada bualan terbaru Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengancam akan menghapus Iran dari muka bumi jika Republik Islam tersebut melakukan tindakan yang merugikan kepentingannya. Front Aksi Islam Lebanon menegaskan bahwa pihak yang sebenarnya melakukan kejahatan, baik di tingkat domestik maupun internasional di depan mata dunia, adalah Amerika Serikat dan anak didiknya, yaitu entitas Zionis perampas. Mereka menyatakan keheranannya atas sikap diam dunia terhadap perilaku Donald Trump, termasuk ancaman publiknya untuk menduduki Greenland, penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta istrinya, hingga perampasan sumber daya minyak Venezuela secara terang-terangan.

Front Aksi Islam juga menyoroti arogansi Donald Trump terhadap sekutunya di Eropa serta dukungannya yang tidak terbatas terhadap genosida di Jalur Gaza. Mereka mengecam penggunaan senjata Amerika Serikat untuk menghancurkan Gaza secara total serta lampu hijau yang diberikan Washington kepada Israel untuk menghancurkan Lebanon selatan dalam upaya melenyapkan perlawanan yang heroik. Selain serangan fisik, organisasi tersebut juga mengutuk blokade ekonomi mencekik yang dipaksakan terhadap Lebanon guna memaksa negara tersebut menyerah dan tunduk pada kehendak Amerika-Zionis.

Menutup pernyataannya, Front Aksi Islam Lebanon menegaskan bahwa agresi brutal dan tirani teroris yang ditunjukkan oleh kepemimpinan Donald Trump tidak akan bertahan lama. Mereka meramalkan bahwa para tiran dan penjahat tersebut pada akhirnya akan berakhir di tempat sampah sejarah, sementara rakyat yang merdeka dan bangga akan menuntut pertanggungjawaban dari mereka yang tangannya berlumuran darah orang-orang yang tidak bersalah. Front Aksi Islam menegaskan tetap berdiri teguh bersama poros perlawanan dalam menghadapi segala bentuk penindasan global.

Sumber berita: Al-Alam

Sumber gambar: DW