Skip to main content

Pada Selasa, 9 Desember 2025 malam, bertepatan dengan peringatan delapan tahun kemenangan Irak atas ISIS, Kepala Pasukan Mobilisasi Populer Irak (PMF), Faleh Al-Fayyadh, menegaskan bahwa fatwa otoritas tertinggi Syiah Irak, Ayatullah Ali Sistani, memainkan peran krusial dalam mengalahkan kelompok teroris Takfiri tersebut.

Menurut laporan ISNA, Faleh Al-Fayyadh menyatakan bahwa fatwa Sistani tentang pertahanan sah atau Jihad Kifai menjadi landasan bagi rakyat Irak untuk menghadapi ISIS, dan secara langsung mendorong pembentukan Pasukan Mobilisasi Populer. Fatwa ini memanggil seluruh warga Irak, muda dan tua, untuk ikut serta dalam pertahanan negara dan tempat-tempat suci mereka.

Dalam pernyataan resmi PMF, disebutkan: “Fatwa pertahanan dari otoritas tertinggi Irak, Ayatullah Sayyid Ali Sistani, memainkan peran menentukan dalam mencapai kemenangan ini. Kemenangan yang kami rayakan hari ini bukan hanya kemenangan militer, tetapi juga kemenangan martabat, kemanusiaan, dan keyakinan pada legitimasi perjuangan kami.”

Fatwa Jihad Kifai ini diterbitkan setelah sejumlah kota di Irak jatuh ke tangan ISIS dan wilayah-wilayah Irak mengalami penaklukan berturut-turut. Fatwa tersebut kemudian menggerakkan jutaan warga Irak untuk bergabung, sehingga membentuk Pasukan Mobilisasi Populer yang kemudian menjadi garda utama dalam menghancurkan ISIS di Irak.

Peringatan delapan tahun ini menegaskan peran fatwa agama dalam mempersatukan rakyat Irak, memperkuat pertahanan nasional, dan memastikan bahwa kemenangan atas ISIS bukan hanya kemenangan militer, tetapi juga kemenangan moral dan spiritual bagi bangsa Irak.

Sumber berita: ISNA

Sumber gambar: IRNA