Skip to main content

Pesawat tempur Israel melancarkan serangkaian serangan udara bertubi-tubi pada Selasa dini hari, 9 Desember 2025, menghantam wilayah luas di Lebanon selatan. Menurut koresponden Al-Mayadeen, sedikitnya enam pesawat tempur musuh menyerang Jabal Safi dan berbagai titik di kawasan Al-Tuffah, disertai ledakan keras yang mengguncang area sekitar dan asap tebal yang membubung dari lokasi yang dibom.

Serangan udara juga menargetkan daerah Wadi Azza, yang terletak di antara distrik Nabatieh dan Sidon, menandai peningkatan baru dalam agresi berkelanjutan Israel terhadap Lebanon.

Di tengah eskalasi tersebut, Presiden bergilir Dewan Keamanan PBB, Duta Besar Slovenia Samuel Zbogar, menegaskan kembali komitmen Dewan Keamanan untuk mendukung stabilitas dan integritas teritorial Lebanon. Pernyataan itu disampaikannya pada Sabtu lalu, di akhir kunjungan delegasi Dewan Keamanan ke Beirut.

Zbogar menegaskan pentingnya implementasi Resolusi Dewan Keamanan 1701 yang menyerukan penghentian permusuhan antara Lebanon dan Israel, serta menekankan urgensi menjaga stabilitas Lebanon dan kawasan di tengah meningkatnya ketegangan regional.

Sumber berita: Al Mayadeen

Sumber gambar: Times of Israel