Koresponden Al-Mayadeen di Lebanon selatan melaporkan bahwa pada Senin, 1 Desember 2025, sebuah pesawat pengintai Israel menjatuhkan bom suara di kota Kfarkela, dalam rangkaian serangan berkelanjutan terhadap desa-desa perbatasan. Di sektor barat, helikopter Israel menjatuhkan dua bom suara di kota Dhahira, sementara helikopter lain menjatuhkan bom suara di lingkungan timur Mays al-Jabal.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa pasukan pendudukan menargetkan pinggiran Bastra dan Kafr Shuba dengan tembakan yang berasal dari pos “Al-Ramtha” dan “Ruwaysat al-Alam,” disertai tembakan dari pos “Radar” ke arah kawasan sekitar kota perbatasan Shebaa. Serangan-serangan ini memperlihatkan intensitas militer yang terus meningkat di sepanjang garis perbatasan.
Pada Minggu, 30 November 2025, Israel lebih dulu menyerang nelayan di Ras al-Naqoura, melepaskan tembakan ke arah Aitaroun, dan menargetkan sebuah ekskavator di Shebaa, yang menyebabkan kerusakan pada kendaraan sipil. Rangkaian serangan tersebut membuat situasi di Lebanon selatan semakin tegang dan mengancam keselamatan penduduk setempat.
Sumber berita: Al Mayadeen
Sumber gambar: SCMP



