Kementerian Luar Negeri dan Urusan Warga Negara Yaman memperingatkan Amerika Serikat, Inggris, dan pihak lain agar tidak mencampuri urusan peradilan independen Yaman. Dalam sebuah pernyataan, Kementerian menegaskan bahwa peradilan Yaman bekerja dengan penuh independensi sesuai konstitusi dan hukum yang berlaku.
Kementerian menekankan bahwa peradilan Yaman telah menyatakan putusannya terkait sel-sel mata-mata dengan negara asing yang terbukti terlibat dalam penyampaian informasi yang berkontribusi pada pelaksanaan aksi-aksi permusuhan, yang menarget sejumlah lokasi, menyebabkan tewasnya puluhan warga sipil, serta kerusakan besar pada infrastruktur.
Pernyataan tersebut menilai bahwa setiap upaya untuk mempertanyakan putusan peradilan Yaman merupakan campur tangan terang-terangan dan tidak dapat diterima dalam urusan internal Yaman, serta pelanggaran terhadap independensi salah satu lembaga negara yang paling penting.
Kementerian menjelaskan bahwa Amerika Serikat tidak memiliki hak untuk membicarakan keadilan dan hak asasi manusia, karena tangannya ternoda oleh darah orang-orang tak bersalah di berbagai belahan dunia, paling baru darah rakyat Palestina yang tumpah di Gaza dengan keterlibatan penuh Amerika.
Kementerian Luar Negeri Yaman menegaskan kembali bahwa kritik Washington terhadap putusan peradilan Yaman membuktikan keterlibatan Amerika dalam aktivitas spionase terhadap Yaman dan upayanya melindungi alat-alat yang digunakan untuk tujuan tersebut.
Sumber berita: Al-Manar
Sumber gambar: Yemen Online



