Skip to main content

Batalion Jenin dari Brigade Al-Quds, sayap militer Gerakan Jihad Islam Palestina, mengumumkan bahwa para pejuangnya menargetkan jalur yang digunakan kendaraan militer pendudukan Israel dengan bahan peledak darat jenis Tufan di kota Jaba’a, wilayah Tepi Barat yang diduduki, pada Senin, 27 Oktober 2025.

Dalam pernyataannya, Brigade Al-Quds menjelaskan bahwa para pejuangnya berhasil meledakkan alat peledak yang telah dipasang sebelumnya, dan menimbulkan korban di pihak pasukan pendudukan.

Beberapa jam sebelumnya, batalion yang sama juga melaporkan peledakan alat peledak darat jenis Tufan yang menargetkan jalur bala bantuan militer Israel saat menyerbu kota ‘Anza, menghancurkan satu kendaraan militer.

Dalam pernyataan terpisah, Komite Media Kamp Jenin menegaskan bahwa perlawanan di Jenin dan kota-kotanya terus menghadapi agresi Israel, menargetkan pasukan pendudukan serta pemukim bersenjata yang menyerang wilayah tersebut di tengah pecahnya bentrokan luas.

Komite tersebut menambahkan bahwa wilayah Jenin pada hari yang sama menyaksikan tiga serangan pemukim di lokasi berbeda, disertai tiga operasi penyitaan properti dan satu serangan langsung yang dilakukan pasukan pendudukan.

Dalam pernyataannya, komite itu juga mencatat bahwa sejak dimulainya agresi Israel pada 21 Januari 2025, sedikitnya 65 warga Palestina telah gugur di Jenin, kamp pengungsi Jenin, dan kota-kota di sekitarnya.

Rangkaian perlawanan ini terjadi di tengah meningkatnya penggerebekan besar-besaran pasukan pendudukan Israel di Tepi Barat, di mana warga Palestina kembali menjadi sasaran tembakan dan penangkapan massal.

Pada Minggu, 26 Oktober 2025, pasukan Israel melancarkan operasi penangkapan di sejumlah kota dan desa di Tepi Barat, menahan setidaknya 13 warga Palestina di tengah gelombang kekerasan dan serangan pemukim.

Menurut sumber-sumber lokal, pasukan pendudukan menahan tujuh warga dari Ramallah dan al-Bireh, lima dari al-Khalil, serta satu mantan tahanan dari Tulkarem setelah menggerebek rumahnya di kawasan selatan kota tersebut.

Di Nablus, tentara Israel menggerebek dan menggeledah sejumlah rumah, sementara serangan serupa juga dilaporkan di Deir Ballut dan al-Zawiya, wilayah barat Salfit. Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan tentara bersenjata lengkap menyerbu kawasan permukiman dan melakukan penggeledahan rumah ke rumah.

Sementara itu, seorang pemuda Palestina ditembak dan terluka oleh pasukan pendudukan di kota al-Ram, utara al-Quds yang diduduki, sedangkan sekelompok pekerja Palestina di dekat desa Husan, barat Beit Lahm, juga ditembaki dan beberapa di antaranya ditahan selama berjam-jam.

Sumber berita: Al Mayadeen

Sumber gambar: Saba News Agency