Berdasarkan laporan dari Tasnim News Agency International Group, sekelompok besar masyarakat India menggelar demonstrasi di berbagai kota di negara tersebut untuk mengecam keras ancaman yang dilontarkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Pemimpin Tertinggi Iran Sayyid Ali Khamenei. Para demonstran membawa foto Sayyid Ali Khamenei serta mengibarkan bendera Iran dan India sembari meneriakkan slogan-slogan dukungan bagi bangsa Iran sebagai bentuk protes terhadap kebijakan permusuhan Washington. Mereka menegaskan bahwa penghinaan dan ancaman terhadap Pemimpin Tertinggi Iran merupakan serangan terhadap perasaan jutaan Muslim dan pencari kebebasan di seluruh dunia.
Dalam perkembangan lainnya, sebagaimana dilaporkan oleh Foreign Policy Group dari Tasnim News Agency, Duta Besar Republik Islam Iran untuk India Mohammad Fathali menyampaikan apresiasinya melalui akun resmi di platform X terkait dukungan pemerintah India terhadap Iran dalam pertemuan Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa. Mohammad Fathali menuliskan ucapan terima kasih yang tulus kepada pemerintah India atas dukungan prinsipil dan tegasnya terhadap Republik Islam Iran, termasuk dalam menentang resolusi yang dianggap tidak adil dan bermotif politik. Ia menambahkan bahwa posisi ini menunjukkan komitmen India terhadap keadilan, multilateralisme, dan kedaulatan nasional Iran.
Pada hari Kamis, 29 Januari 2026, Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa mengadakan sesi politik untuk memeriksa tuduhan pelanggaran hak asasi manusia di Iran. Negara-negara Barat dinilai terus melakukan eksploitasi instrumental terhadap isu hak asasi manusia yang sejalan dengan campur tangan terang-terangan mereka dalam urusan internal Iran. Pihak Barat kembali mendukung kerusuhan dan tindakan brutal yang dilakukan oleh kelompok yang disebut sebagai teroris bayaran mereka, dan dalam kaitan ini, mereka mengadopsi resolusi bermusuhan yang bertujuan untuk menipu opini publik. Terdapat tujuh negara yang menyatakan sikap dengan memberikan suara menentang resolusi Barat yang bermusuhan tersebut, yakni China, Kuba, India, Pakistan, Vietnam, Indonesia, dan Irak.
Sumber berita: Tasnim News Agency
Sumber gambar: Mehr News Agency



