Skip to main content

Pasukan pendudukan Israel kembali meningkatkan pelanggaran terhadap kedaulatan Lebanon dengan melancarkan serangkaian serangan udara mematikan di Lebanon Selatan pada Senin, 3 November 2025.

Koresponden Al-Manar melaporkan bahwa sebuah drone Israel menargetkan sebuah mobil di kota Doueir pada siang hari.
Kementerian Kesehatan Lebanon kemudian mengumumkan bahwa satu orang gugur syahid dan tujuh lainnya terluka akibat serangan tersebut.

Dalam serangan terpisah, sebuah drone Israel juga menyerang sebuah sepeda motor di kota Aita al-Shaab, menewaskan satu warga sipil.

Sementara itu, wilayah perbatasan lainnya turut menjadi sasaran tembakan dan pengeboman. Daerah pertanian Bastra dan kawasan Azrael di sekitar Kfarshouba dibombardir dari posisi pasukan Israel di Ramtha.
Pos penjagaan musuh di Al-Samaqa menargetkan pinggiran selatan Kfarshouba dengan rentetan tembakan senjata mesin menengah sejak pagi hari.

Pada malam sebelumnya, drone Israel menyerang jalan raya utama di kota Zifta. Pesawat tempur juga menjatuhkan bom pada sebuah buldoser di kota Khiam, sementara proyektil pembakar ditembakkan ke pinggiran selatan kota Aitaroun.

Menurut catatan resmi, jumlah total pelanggaran dan serangan Israel sejak dimulainya agresi telah mencapai 5.163 kali, mengakibatkan 309 syahid dan 598 luka-luka di seluruh Lebanon Selatan.

Sumber berita: Al-Manar

Sumber gambar: Al Jazeera