Skip to main content

Sebuah jajak pendapat dari Universitas Quinnipiac yang dirilis pada hari Kamis, 25 Juni 2026, menunjukkan bahwa persentase warga Amerika Serikat yang menganggap negaranya memberikan dukungan berlebihan kepada Israel telah melonjak ke titik tertinggi sejak pertanyaan serupa pertama kali diajukan pada tahun 2017 silam.

Berdasarkan hasil survei tersebut, sebanyak 48 persen pemilih terdaftar merasa bahwa bantuan Washington terhadap Israel sudah terlalu berlebihan. Di sisi lain, 38 persen responden menilai tingkat dukungan tersebut masih dalam batas wajar, 7 persen menganggapnya masih kurang, dan 6 persen sisanya memilih untuk tidak berpendapat atau mengaku ragu-ragu.

Lebih lanjut, hasil jajak pendapat ini memperlihatkan adanya perbedaan pandangan yang sangat kentara di kalangan pemilih jika diurai berdasarkan afiliasi politik mereka. Sebanyak 66 persen pendukung Partai Demokrat dan 55 persen pemilih independen sepakat bahwa Amerika Serikat terlalu banyak membantu Israel. Sebaliknya, pandangan tersebut hanya diamini oleh 20 persen pendukung Partai Republik.

Sumber berita: Al-Mayadeen

Sumber gambar: Jerusalem Post