Skip to main content

Pemimpin Revolusi Republik Islam Iran, Sayyid Ali Khamenei, mengonfirmasi bahwa “sejumlah pelaku sabotase datang ke Teheran tadi malam dan melakukan perusakan hanya untuk menyenangkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.”

Berbicara di Husainiyah Imam Khomeini di Teheran pada peringatan pemberontakan rakyat Qom, beliau menambahkan bahwa sejumlah perusuh mencoba menyenangkan Presiden Amerika Serikat dengan menghancurkan fasilitas umum.

Berbicara mengenai Donald Trump, Sayyid Ali Khamenei melanjutkan: “Pria yang mengaku sebagai bapak bagi rakyat Iran ini akan jatuh dengan sangat mengenaskan.”

Beliau juga menegaskan bahwa rakyat Iran “menolak tentara bayaran dan agen asing” serta harus “menjaga persatuan mereka untuk mengalahkan musuh-musuhnya.” Sayyid Ali Khamenei menekankan bahwa Iran tidak akan menoleransi tentara bayaran yang bekerja untuk pihak asing.

Sayyid Ali Khamenei mengingatkan bahwa “semua orang tahu bahwa Iran tidak akan mundur sedikit pun dari prinsip-prinsipnya.”

Pernyataan Sayyid Ali Khamenei ini muncul saat Iran sedang menyaksikan kerusuhan dan tindakan sabotase yang menyusup ke dalam aksi protes damai terhadap situasi ekonomi. Peristiwa tersebut telah menyebabkan kematian anggota kepolisian Iran di tengah upaya otoritas dalam mengejar para pelaku sabotase dan perusuh.

Sumber berita: Al Mayadeen

Sumber gambar: Euronews