Skip to main content

Kantor Media Tahanan menegaskan pada Senin, 23 Desember 2025, bahwa tahanan perempuan Palestina di penjara Israel “Damon” mengalami eskalasi serius dan berkelanjutan.

Kantor tersebut menjelaskan bahwa para tahanan perempuan mengalami penggerebekan brutal di blok penjara, pencopotan jilbab, dan kekerasan fisik, yang jelas melanggar seluruh hukum dan norma kemanusiaan.

“Kami mencatat bahwa para tahanan perempuan dibawa ke halaman dan dipaksa duduk di lantai, jilbab mereka dicopot, dan mereka dipukul, selain penggunaan anjing dan granat kejut,” kata pernyataan kantor tersebut.

Kantor Media Tahanan menambahkan bahwa sejumlah tahanan perempuan mengalami luka-luka akibat serangan brutal yang dilakukan sebanyak empat kali berturut-turut selama bulan Desember.

Kantor itu menegaskan bahwa pihak pendudukan bertanggung jawab penuh atas keselamatan para tahanan perempuan, dan memperingatkan bahaya dari berlanjutnya pendekatan represif ini.

Kantor Media Tahanan menyerukan kepada organisasi hak asasi manusia dan lembaga kemanusiaan untuk segera mengambil langkah menghentikan pelanggaran yang meningkat terhadap tahanan perempuan di penjara “Damon”.

Sumber berita: Al Mayadeen

Sumber gambar: TRT World