Skip to main content

Penasihat Pemimpin Revolusi Islam Iran dan Republik Islam Iran untuk Urusan Internasional, Ali Akbar Velayati, menegaskan bahwa Iran akan terus memberikan dukungan penuh dan teguh kepada Hizbullah, yang ia sebut berada di garis depan poros perlawanan. Pernyataan tersebut disampaikan Velayati dalam pertemuannya dengan perwakilan Hizbullah di Teheran, Abdullah Safi al-Din, pada Ahad.

Dalam pertemuan tersebut, Velayati menekankan bahwa Hizbullah merupakan salah satu pilar terpenting dalam poros perlawanan di kawasan dan memiliki peran fundamental dalam menghadapi proyek Zionisme. Ia menegaskan bahwa Republik Islam Iran memandang perlawanan sebagai bagian sah dari upaya mempertahankan kedaulatan, martabat, dan hak-hak bangsa-bangsa di kawasan, khususnya Lebanon dan Palestina.

Velayati menyatakan bahwa keteguhan Hizbullah dalam menghadapi agresi Israel telah menjadikannya simbol perlawanan yang efektif dan berpengaruh, tidak hanya di Lebanon tetapi juga di tingkat regional. Ia menegaskan bahwa Iran akan tetap berdiri di sisi perlawanan selama agresi dan pendudukan terus berlanjut, seraya menekankan komitmen Teheran terhadap stabilitas kawasan.

Sementara itu, Abdullah Safi al-Din menegaskan bahwa Hizbullah saat ini berada dalam kondisi yang lebih kuat dibandingkan sebelumnya. Ia menyatakan bahwa gerakan tersebut sepenuhnya siap mempertahankan keutuhan wilayah Lebanon dan melindungi rakyatnya dari segala bentuk ancaman.

Safi al-Din menegaskan bahwa Hizbullah tidak akan meletakkan senjatanya dalam kondisi apa pun, karena senjata perlawanan merupakan alat pertahanan sah terhadap agresi Israel. Ia juga memperingatkan bahwa entitas Zionis dan para pendukungnya harus menyadari bahwa Hizbullah memiliki kemampuan dan kesiapan untuk memberikan respons yang tegas dan menentukan kapan pun diperlukan.

Dalam pernyataannya, Safi al-Din menekankan bahwa kekuatan Hizbullah bukan semata-mata bersumber dari persenjataan, tetapi juga dari dukungan rakyat Lebanon dan legitimasi perjuangan melawan pendudukan serta agresi.

Iran secara konsisten menegaskan dukungannya terhadap Lebanon, baik kepada pemerintah, rakyat, maupun perlawanan, sembari menekankan kebijakannya yang menolak campur tangan dalam urusan dalam negeri negara lain. Teheran berulang kali menyatakan bahwa dukungannya terhadap perlawanan di kawasan didasarkan pada prinsip membela kedaulatan negara, menentang pendudukan, dan menjaga stabilitas regional.

Sumber berita: Al Mayadeen

Sumber gambar: Times of Israel