Amerika Serikat meluncurkan serangan ke kota Dehloran di provinsi Ilam, Iran bagian barat, dengan menargetkan sebuah pabrik produksi air mineral. Terkait insiden tersebut, kantor berita IRNA melaporkan bahwa sebuah unit produksi air mineral yang berada di dekat sebuah desa di distrik Musian, provinsi Ilam, telah dihantam oleh tiga proyektil. Sementara itu, di bagian selatan negara tersebut, Mehr News Agency melaporkan terdengarnya suara ledakan di pesisir provinsi Hormozgan, yang diduga kuat berasal dari aksi saling tembak di kedalaman kawasan Teluk dan Laut Oman. Pihak berwenang provinsi Hormozgan sendiri mengumumkan bahwa tidak ada korban luka yang tercatat di wilayah Bandar Abbas, Sirik, dan Jask dalam beberapa menit terakhir, serta menjelaskan bahwa suara-suara yang kadang terdengar itu murni bersumber dari arah laut.
Di wilayah lain, Mehr News Agency juga melaporkan terdengarnya suara ledakan di kota Bampur yang terletak di provinsi Sistan dan Baluchestan, Iran bagian tenggara, sementara Iranian news agency melaporkan bahwa suara ledakan serupa turut terdengar di Pulau Hengam dan di area pelabuhan Bandar Abbas. Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa serangan-serangan Amerika Serikat terhadap Iran akan terus berlanjut sampai ia mengatakan hal itu sudah cukup. Melalui pernyataan tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa kemampuan militer Iran saat ini telah berkurang, walaupun di saat yang sama ia juga mengakui bahwa Iran masih memiliki kapasitas untuk memberikan perlawanan. Rentetan peristiwa ini terjadi setelah serangan-serangan Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir menargetkan wilayah Bandar Abbas, Bushehr, Sirik, Qeshm, Jask, Konarak, dan Chabahar, yang kemudian langsung direspons oleh pihak Iran dengan menargetkan pangkalan-pangkalan militer milik Amerika Serikat yang berada di kawasan tersebut.
Sumber berita: Al Mayadeen
Sumber gambar: Times of Israel


