Skip to main content

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ismail Baghaei mengungkapkan optimisme negaranya terhadap kelanjutan proses perundingan yang tengah berlangsung di Jenewa. Dalam sebuah wawancara dengan televisi nasional Iran pada hari Kamis, 26 Februari 2026, Ismail Baghaei menegaskan bahwa pihak Teheran kini sangat berfokus pada hasil akhir dan memiliki kebijakan yang sangat jelas dalam negosiasi tersebut. Ia menyebut bahwa diskusi yang dilakukan sepanjang hari itu berlangsung sangat serius dan berharap semangat tersebut tetap terjaga hingga fase-fase berikutnya.

Ismail Baghaei mencatat bahwa sejumlah proposal penting dan praktis telah diajukan, baik dalam bidang energi nuklir maupun terkait pencabutan sanksi. Penghentian sementara dalam sesi perundingan menurutnya diperlukan agar delegasi dari kedua belah pihak dapat melakukan konsultasi mendalam dengan ibu kota masing-masing. Ia juga menepis berbagai kabar yang beredar di media massa dengan menyebut bahwa informasi yang muncul sejauh ini hanyalah spekulasi yang tidak dapat dikonfirmasi kebenarannya. Ismail Baghaei menegaskan bahwa topik utama dalam meja perundingan tersebut secara eksklusif hanya membahas berkas nuklir dan upaya penghapusan sanksi terhadap rakyat Iran.

Di saat yang sama, televisi nasional Iran melaporkan bahwa Republik Islam Iran membantah keras rumor mengenai adanya pengiriman material nuklir yang telah diperkaya ke luar negeri. Teheran menekankan bahwa hak negara untuk menggunakan energi nuklir demi tujuan damai tetap menjadi harga mati, termasuk kemampuan untuk mempertahankan produksi bahan bakar nuklirnya sendiri. Dalam putaran pembicaraan kali ini, Iran secara khusus menekankan perlunya pencabutan sanksi secara menyeluruh dan pembatalan resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB yang menargetkan negara tersebut.

Putaran ketiga negosiasi tidak langsung antara Iran dan Amerika Serikat yang dimediasi oleh Oman ini akhirnya ditutup di Jenewa dengan catatan positif. Menteri Luar Negeri Oman Badr Al-Busaidi berbicara mengenai kemajuan signifikan yang telah dicapai oleh kedua belah pihak. Diskusi yang sempat dihentikan sejenak tersebut dilanjutkan kembali pada pukul 17.30 waktu Yerusalem dan berakhir dengan kesepakatan untuk membawa pembahasan ke tingkat teknis guna mempertajam detail-detail perjanjian di masa mendatang.

Sumber berita: Al Mayadeen

Sumber gambar: ISNA