Skip to main content

Sebagai respons atas agresi Israel dan dalam rangka membela Lebanon serta rakyatnya, Perlawanan Islam melaksanakan 26 operasi militer pada Sabtu, 16 November 2024. Operasi-operasi tersebut terutama menyasar lokasi militer, barak, permukiman, serta konsentrasi pasukan musuh Israel di sepanjang perbatasan Lebanon–Palestina, dengan menggunakan roket dan tembakan artileri.

Di front darat, dalam sebuah operasi kualitatif, para pejuang Perlawanan Islam menyergap pasukan tentara musuh Israel yang berusaha maju di pinggiran timur kota Shema. Ketika pasukan musuh memasuki titik penyergapan, para pejuang segera menyerbu dan terlibat pertempuran jarak dekat menggunakan senapan mesin dan peluncur roket, dari jarak sangat dekat, yang mengakibatkan korban terkonfirmasi di pihak musuh.

Para pejuang juga mendeteksi sebuah tank Merkava yang bergerak menuju pinggiran timur kota Shema, lalu menargetkannya dengan rudal berpemandu, menyebabkan tank tersebut terbakar serta menewaskan dan melukai awaknya.

Selain itu, para pejuang Perlawanan Islam menghantam konsentrasi pasukan musuh Israel di sekitar Markaba dan Maroun al-Ras dengan rentetan roket, dan mencatat hantaman langsung.

Unit rudal Perlawanan melancarkan salvo rudal ke sejumlah pangkalan militer, permukiman, dan kota di Palestina utara yang diduduki, termasuk pangkalan Sharaga—markas administratif Komando Brigade Golani—di utara kota Acre yang diduduki, serta markas baru Komando Brigade Barat di barak Ya’ra.

Dalam rangkaian Operasi Khaibar, kota Haifa yang diduduki berada di ambang pusaran api pada hari ini, ketika unit rudal Perlawanan Islam melaksanakan operasi kualitatif besar dengan menargetkan secara simultan lima pangkalan militer utama di kawasan Haifa yang diduduki menggunakan rentetan rudal berkualitas tinggi yang menghantam sasaran secara tepat.

Unit rudal Perlawanan juga menyerang pangkalan angkatan laut Stella Maris di barat laut Haifa dengan hujan rudal.

Dalam konteks yang sama, angkatan udara Perlawanan melancarkan serangan drone dengan satu skuadron drone tempur ke markas unit misi khusus angkatan laut “Shayetet 13” di pangkalan Atlit, selatan kota Haifa yang diduduki, dan mengenai target secara presisi.

Angkatan udara Perlawanan juga menargetkan konsentrasi pasukan tentara musuh Israel di permukiman Avivim dan Yeron, serta di sekitar pos Al-Abad di Palestina utara yang diduduki, menggunakan skuadron drone tempur, dan mencatat hantaman akurat.

Sementara itu, media Israel melaporkan bahwa sebuah drone meledak di dalam sebuah bangunan di kota Nahariya, dan bahwa sebuah bangunan di Galilea Barat terkena hantaman langsung rudal.

Di sisi lain, tentara Israel mengumumkan tewasnya seorang prajurit dari Batalion ke-13 Brigade Golani dalam pertempuran di Lebanon selatan.

Menurut radio militer Israel, Hizbullah meluncurkan lebih dari 130 roket dan lima drone ke wilayah utara pada hari ini.

Pada hari itu, sirene peringatan berbunyi 22 kali di berbagai wilayah Palestina utara yang diduduki, terutama di permukiman Galilea Atas dan Galilea Panhandle, serta sepanjang garis pantai dari Ras al-Naqoura di utara hingga kota Haifa yang diduduki di selatan.

Sumber berita: Al-Manar

Sumber gambar: Iran Front Page