Organisasi Intelijen Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan keberhasilan mereka menemukan dan membongkar jaringan keamanan milik agen intelijen Amerika Serikat dan Israel di dalam negeri. Operasi ini dilakukan setelah pemantauan, pengawasan, dan kerja intelijen yang intensif.
Dalam pernyataannya, IRGC menyatakan:
“Kami memberitahukan kepada rakyat Iran yang terhormat bahwa selama operasi yang dilakukan oleh Organisasi Intelijen Korps Garda Revolusi, sebuah jaringan keamanan milik agen intelijen Amerika dan Israel berhasil diungkap dan dibongkar, setelah pemantauan dan pengawasan intensif.”
Pernyataan tersebut menambahkan bahwa setelah kegagalan rezim Zionis dalam perang dua belas hari, mereka—sebagai proxy Amerika di kawasan—mengubah kebijakan dan rencana mereka untuk mendestabilisasi keamanan publik, kemungkinan sebagai upaya menutupi kekalahan memalukan di medan perang. Operasi ini dilaksanakan secara koordinatif di beberapa provinsi, menargetkan sel-sel yang terkait dengan rezim Zionis yang berusaha mengganggu keamanan.
Presiden Iran memperingatkan bahwa musuh-musuh negara—termasuk Israel, Amerika, dan negara-negara Eropa—saat ini hanya mengandalkan penciptaan ketegangan sosial di Iran sebagai langkah awal sebelum melancarkan tindakan lainnya.
Dalam sidang terbuka Majelis Syura Islam pada Selasa, 11 November 2025, Presiden Pezeshkian menekankan:
“Iran memiliki hubungan baik dengan negara-negara tetangga, dan pemerintah selalu berupaya mengurangi perbedaan dalam hubungan domestik maupun internasional.”
Presiden menambahkan:
“Kami tidak akan membiarkan Iran tetap lemah atau tertinggal. Jika kita bekerja sama, menjaga kesatuan, dan membuktikan bahwa kita melayani rakyat dengan sungguh-sungguh, tidak ada kekuatan yang dapat menundukkan kita.”
Ia menegaskan bahwa semua upaya musuh—baik dari rezim Zionis, Amerika, maupun Eropa—memiliki tujuan yang sama, yaitu menciptakan ketegangan sosial sebagai langkah awal sebelum melaksanakan rencana lainnya.
Pezeshkian juga menyoroti fokus pemerintah pada upaya menarik investor, menyelesaikan permasalahan mereka, dan memperkuat kerja sama untuk menghidupkan kembali ekonomi serta meningkatkan perdagangan nasional.
Presiden menutup pidatonya dengan menegaskan bahwa semua upaya pemerintah dilakukan sesuai arahan Ayatullah Sayyid Ali Khamenei, Pemimpin Revolusi Islam:
“Jika kita bersatu, kita akan membangun Iran yang makmur dan bermartabat. Semua warga yang tinggal di tanah air ini adalah warga Iran yang dapat berkontribusi pada pertumbuhan dan kemajuan negara, dan tugas kita hanyalah memberi mereka kesempatan untuk berpartisipasi.”
Sumber berita: Al-Alam
Sumber gambar: Mehr News



