Berdasarkan laporan koresponden Tasnim News Agency, kota-kota di Iran berada dalam kondisi damai sepenuhnya malam ini tanpa ada tanda-tanda kerusuhan. Meskipun ada seruan dari Israel serta upaya masif media asing dan imperialis untuk memancing massa ke jalan pada Sabtu, 10 Januari 2026 pukul 18.00, rakyat Iran yang berwawasan luas tidak mengindahkan ajakan tersebut. Laporan dari berbagai penjuru negeri menunjukkan bahwa seluruh provinsi mengalami malam yang tenang tanpa adanya kerumunan massa maupun kekacauan.
Meski para perusuh dan provokator bersenjata di beberapa pusat provinsi seperti Mashhad, Gorgan, dan Ardabil mencoba memicu kekacauan melalui kelompok-kelompok kecil sejak pukul 16.00, mereka menghadapi sikap acuh tak acuh dari masyarakat. Upaya kelompok kontra-revolusi untuk melanjutkan gangguan keamanan malam ini gagal total. Pasukan keamanan merespons tegas setiap tindakan yang mengancam stabilitas nasional dan menindak para perusuh di tempat. Koresponden Tasnim News Agency melaporkan bahwa ketenangan menyelimuti berbagai wilayah dan masyarakat menjalani malam dengan tenteram.
Para pemuda yang sempat mengikuti aksi pada malam-malam sebelumnya segera memisahkan diri setelah menyaksikan tindakan teroris dan anarkis para perusuh pada Kamis malam. Mereka memilih untuk tidak lagi terlibat dalam kerumunan tersebut pada Jumat malam. Kelompok perusuh bersenjata yang merusak fasilitas umum pada Kamis dan Jumat malam bahkan bertindak nekat dengan menghina Al-Qur’an dan masjid. Tindakan ini memicu kemarahan besar bangsa Iran, yang kemudian dibuktikan dengan aksi massa di sebagian besar provinsi hari ini untuk memprotes pelecehan tersebut.
Pasukan keamanan terus memantau setiap pergerakan para pemimpin kerusuhan dan tidak lagi memberikan ruang bagi adanya kerumunan. Meskipun para perusuh mencoba memindahkan aksi mereka ke lingkungan pemukiman dan gang-gang kecil, masyarakat tetap mengabaikan mereka.
Sumber berita: Tasnim News Agency
Sumber gambar: Daily Finland



