Skip to main content

Pasukan pendudukan Israel menghancurkan sebuah gedung hunian yang berisi 13 apartemen di kota Silwan, Yerusalem, pada Senin, 23 Desember 2025.

Saksi mata melaporkan bahwa pasukan polisi Israel mendampingi petugas dari pemerintahan kota pendudukan selama operasi penghancuran di lingkungan Wadi Qaddum, di mana gedung tersebut menampung sekitar 100 warga Palestina.

Mereka menambahkan bahwa polisi pendudukan memasang kordonnya di sekitar lokasi, sementara buldoser milik pemerintahan kota memulai pekerjaan penghancuran.

Saksi mata juga menyebutkan bahwa petugas polisi menyerang sejumlah warga Palestina yang berkumpul di dekat lokasi, dalam upaya untuk membubarkan mereka dan mengosongkan area tersebut.

Hingga pukul 21.15 waktu Yerusalem, baik polisi pendudukan maupun pemerintahan kota Yerusalem belum mengeluarkan komentar resmi terkait operasi penghancuran ini.

Organisasi hak asasi manusia Palestina dan internasional menegaskan bahwa pihak pendudukan secara sengaja membatasi penerbitan izin bangunan bagi warga Palestina di Yerusalem yang diduduki, sementara memudahkan proses bagi pemukim Israel, sebagai bagian dari kebijakan yang bertujuan mengubah komposisi demografis kota.

Penghancuran gedung ini merupakan bagian dari serangkaian serangan Israel yang menargetkan fasilitas warga Palestina, di tengah kesulitan signifikan yang dihadapi warga Palestina dalam memperoleh izin pembangunan di Yerusalem dan Tepi Barat.

Sumber berita: Al Mayadeen

Sumber gambar: Kuwait Times