Skip to main content

Dalam merespons agresi Israel dan membela Lebanon serta rakyatnya, Perlawanan Islam melaksanakan 29 operasi militer pada Minggu, 27 Oktober 2024. Sebagian besar operasi tersebut menargetkan permukiman, posisi militer, barak, serta konsentrasi pasukan Israel di sepanjang perbatasan Lebanon–Palestina menggunakan roket dan tembakan artileri.

Di sektor darat, para pejuang Perlawanan menargetkan sebuah unit infanteri Israel dengan rudal berpemandu di sekitar kawasan Houla, menyebabkan korban di pihak Israel. Setelah pemantauan terhadap pergerakan pasukan musuh di sekitar Aytaroun, Kfar Kila, Houla, dan Al-Dhahira, unit-unit Perlawanan melancarkan salvo roket dan tembakan artileri, mencatat hantaman langsung.

Unit roket Perlawanan juga menargetkan sejumlah pangkalan militer, permukiman, dan kota di Palestina yang diduduki dengan salvo roket, termasuk:

  • Permukiman Karmiel
  • Pangkalan militer Zvulon di utara Haifa
  • Permukiman Ayelet Hashahar

Dalam konteks yang sama, angkatan udara Perlawanan melancarkan serangan drone ke beberapa sasaran, termasuk:

  • Perusahaan industri militer Yodfat di zona industri Barlev, selatan Acre
  • Konsentrasi pasukan Israel di pintu masuk utara lokasi “Marj”
  • Permukiman Kfar Yuval, Sasa, Zar’it, dan Shomera

Unit pertahanan udara Perlawanan juga mencegat sebuah drone pengintai Israel tipe Hermes 900 di langit Bekaa Barat menggunakan rudal permukaan-ke-udara, memaksa drone itu keluar dari wilayah udara Lebanon.

Media militer Israel melaporkan bahwa Hizbullah berhasil menargetkan secara presisi sebuah pabrik perakitan komponen penerbangan di zona industri timur Acre melalui serangan drone. Militer Israel membuka penyelidikan tentang alasan tidak berfungsinya sirene peringatan selama serangan tersebut.

Juru bicara tentara Israel mengonfirmasi bahwa satu perwira dan tiga prajurit tewas, sementara 26 lainnya luka-luka, termasuk yang berada dalam kondisi serius, akibat pertempuran sengit dengan Hizbullah di Lebanon selatan.

Selama hari yang sama, sirene peringatan berbunyi 24 kali di berbagai wilayah Palestina yang diduduki, terutama di permukiman Galilea Hulu dan jalur pesisir dari Ras al-Naqoura hingga Acre.

Sumber berita: Al-Manar

Sumber gambar: Iran Front Page